Wirausaha Sukses Mandiri

Motivational and Inspirational

 - 

Join now: 

Register

 | 

Login

logo

The 21 Principles to Build and Develop Fighting Spirit

The 21 Principles to Build and Develop Fighting Spirit

Penulis : Wuryanano
Penerbit : Elex Media Komputindo
Cetakan : I, 2007
Tebal : 167 Hal

Buku ini “The 21 Principles to Build and Develop Fighting Spirit” berisi prinsip prinsip yang kita butuhkan, untuk mencapai apa yang kita inginkan dalam hidup ini. Prinsip prinsip dalam buku ini bersifat universal sehingga dapat diterapkan oleh semua orang, yang menginginkan keberhasilan, kesuksesan dan kebahagiaan hidup, dan sudah terbukti berhasil.

Sebagaimana buku sebelumnya, The Touch of Super Mind, dan Super Mind for Successful Life, Penulis ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan banyak orang. Dengan gaya bahasa yang blak blakan khas “Suroboyoan”, Penulis berusaha memberikan value yang terbaik buat setiap individu yang membaca tulisannya.

Ke21 prinsip dalam buku ini mungkin sudah sering kita dengar. Namun buku ini tetap saja sangat menarik dan bertenaga karena setiap prinsip di rangkai dalam bingkai perjalanan Penulis yang sangat empirik dan inspiratif dalam mencapai kesuksesannya. Apalagi dengan sisipan pesan moral yang dibungkus dalam spirit religi yang amat kuat, menjadikan buku ini syarat dengan ide pencerahan dan tentu saja, berbeda dengan buku motivasi sejenis di pasaran.

Konsistensi dalam mengimplementasikan 21 prinsip ini, akan membuat pembaca selalu mempunyai sikap mental yang kuat, tahan banting, selalu optimis dan memiliki daya juang luar biasa prima dalam menjalani kehidupan ini.

Uraian dimulai dengan prinsip keberanian untuk bermimpi besar, bertanggung jawab dan bertindak. Keberanian bermimpi besar memberikan “cetak biru” kesuksesan, jika diikuti dengan kemauan untuk bertanggung jawab atas hidup sendiri dan bertindak alias take action.

Prinsip keberanian di atas tentu saja tidak cukup, tanpa diikuti dengan prinsip fokus pada sasaran. Tanpa sasaran yang jelas, kita tidak tahu kemana akan pergi, dan bisa jadi, kita tiba di tempat yang bukan menjadi tujuan kita alias tersesat.

Kekuatan keyakinan, ketekunan, dan keuletan, akan membuat kita tetap memiliki semangat dan daya juang yang tangguh. Keuletan akan membuat kita terus maju menuju sasaran, tidak peduli halangan yang menghadang di depan mata.

Dengan kontrol emosi diri yang baik, dan rasa empati yang proporsional disertai ketrampilan komunikasi yang efektif, kita bisa menjalin hubungan dengan orang lain secara lebih baik dan menguntungkan.

Kebiasaan sukses dan sikap positif akan menentukan masa depan kita. Jika ingin mengubah masa depan, kita harus mengubah kebiasaan kita dengan kebiasaan sukses, salah satunya adalah selalu bersikap positif.

Integritas diri akan”mengakarkan” apa yang kita pikirkan, kita katakan, dan kita lakukan kedalam diri kita secara utuh, sehingga tidak akan pernah terjadi ketidaksesuaian antara pikiran, perkataan, dan perbuatan. Ketiganya ini adalah satu kesatuan diri kita yang utuh.

Skala prioritas, sifat adaptif dan senang humor adalah prinsip berikutnya. Dengan menetapkan skala prioritas, kita akan menjadi orang yang efisien dan efektif dalam segala hal. Sifat adaftif akan membuat kita lebih “fleksibel”, mudah menyesuaikan diri, dan luwes dalam kehidupan. Sedangkan prinsip senang humor, akan menjadikan hidup terasa lebih menyenangkan. Humor bisa membuat kita rileks dan semakin antusias.

Sukses ada dalam jiwa yang bersyukur. Setiap orang sukses, sesungguhnya merupakan orang yang “pandai bersyukur”. Hidup dengan sikap penuh syukur, akan menjadikan kehidupan kita, terhindar dari kesulitan, selalu menyenangkan, dan berkelimpahan dalam rezeki. Salah satu bentuk rasa syukur dan menghargai kehidupan, adalah dengan memberikan sesuatu kepada orang lain yang membutuhkan.

Dengan wawasan yang dikaruniakan kepada kita, sudah saatnya kita mempersiapkan pilihan sukses dalam hidup ini. Bukankah Tuhan selalu memberikan pilihan kepada manusia. Tidak ada sukses yang tanpa dipersiapkan sebelumnya. Pastikan pilihan sukses kita dengan persiapan sebelumnya.

Akhirnya, Penulis meyakinkan bawah implementasi beberapa prinsip di atas akan meningkatkan “nilai tambah” diri kita secara berkesinambungan. Tentu saja dengan catatan, kita memiliki komitment pribadi yang kuat untuk terus menjalankannya mulai saat ini juga.

Sayangnya, tidak ada penjelasan eksplisit, apakah 21 prinsip dalam buku ini merupakan sebuah urutan berdasarkan skala prioritas. Jika memang demikian, penetapan prinsip “Rasa Syukur” menjadi prinsip ke-18, setelah prinsip “Senang Humor” agaknya kurang pas. Pembaca akan merasakan emosi yang berbeda, jika prinsip “Rasa Syukur” ditempatkan pada prinsip yang pertama atau awal. Pemaknaan dan pemahaman akan prinsip lainnya akan lebih dahsyat, jika sejak awal, pembaca sudah dikondisikan untuk langsung menerapkan prinsip “Rasa Syukur” ini, sembari “mengunyah” hidangan prinsip berikutnya.

Salam,

Faif Yusuf

Comments

Comments are disallowed for this post.

Type in your comments to post to the forum
Name  required
E-Mail  required
Website

Comments


You must be logged in to post a
video comment.

Search

Video